Categories
Umum

5 Gunung di Pulau Jawa yang Wajib di Jelajahi oleh Pendaki

Suatu satu hal paling dekat dengan hidup kita yang menyangkut kebebasan batin atau jiwa kita adalah mendaki gunung. Bukan hanya sekedar hobi, dan tidak sedang bilang dalam gerakan ‘cinta alam’, tetapi pertualangan paling dekat untuk sebuah perjalanan, kisah, dan kekonyolan bersama teman-teman pendaki.

Apa saja gunung di Pulau Jawa yang harus anda jelajahi dengan ketinggian yang paling dekat atau rendah, medan yang menantang, dan sumber-sumber air yang paling dekat di sana.

5 Gunung di Pulau Jawa yang Wajib di Jelajahi oleh Pendaki

Gunung slamet

Siapa yang tidak kenal gunung ini? Jika Anda baru mendengar, segera refleksikan diri Anda di kaca paling dekat mengenai kurang traveling-nya Anda. Gunung Slamet memiliki ketinggian 3.428 m dpl, medan yang variatif dari hutan pinus sampe dengan bebetuan. Jika ingin mendaki terdapat 7 pos. Terdapat juga mata air paling dekat untuk keperluan pendaki terdapat di sekitar pos 7, kecuali musim kemarau. Jalur pendakian dapat ditempuh lewat jalur Baturraden, Banyumas, Blambangan, Purbalingga, dan Guci, Tegal. Anda akan dimanjakan oleh pemandangan-pemandangan yang indah disana.

 

Gunung Sindoro dan Sumbing

Gunung yang sering disebut 2S ini terletak di dataran tinggi Wonosobo, Jawa Tengah. Dua gunung ini berdekatan di samping kanan dan kiri dari jalan ke arah Temanggung. Gunung Sindoro memiliki ketinggian 3.136 m dpl, sedangkan Gunung Sumbing 3.371 m dpl. Jalur pendakian Gunung Sindoro dapat ditempuh melalui jalur Kledung dan jalur Tambi, Wonosobo. Track jalur Tambi full menanjak dibandingkan jalur utama (Kledung) yang mayoritas di tempuh pendaki termasuk pemula. Sementara itu, jalur pendakian gunung Sumbing melalui Garung, wonosobo. kedua gunung ini memiliki perbedaan ketinggian dan medan tempuh, tetapi pemandangan yang didapatkan semuanya menawan, apalagi puncak Gunung Sindoro, Anda dapat melihat padang sabana dan kawah di atas puncak. Gunung Sumbing mempunyai batu kotak besar di jalur menuju puncak. Tidak ada sumber air, sehingga diwajibkan bawa bekal air secukupnya atau lebih.

Gunung Lawu

Gunung Lawu merupakan sangat menantang bagi pendaki karena sering beredar berbagai cerita mistis dari pengalaman para pendaki Gunung Lawu. Gunung ini terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, di antaranya Karang anyar dan Wonogiri, Surakarta dan Magetan-Ngawi yang sudah masuk Jawa Timur. Ketinggiannya mencapai 3.265 m dpl. Jalur pendakian yang harus ditempuh di antaranya Jalur Cemoro Kandang (Jawa Tengah) dan Jalur Cemoro Sewu (Jawa Timur). Gunung Lawu juga masih memiliki jalur alternatif lainnya, yakni Jalur Candi Cetho, Jalur Tahura (Candi Sukuh), dan Jalur Jogorogo. Jelajahi gunung ini bila Anda termasuk orang berani menghadapi horor, mitos, dan demit. Selain cerita horor yang sering bermunculan, Gunung Lawu adalah salah satu gunung yang banyak memperlihatkan pemandangan-pemandangan menakjubkan. Gunung Lawu juga terdapat sumber air bersih yang dapat digunakan untuk bekal perjalanan.

 

Gunung Merbabu

Gunung Merbabu masih masuk wilayah Jawa Tengah dan sering menjadi tujuan para pendaki. Pemandangannya sangat sangat eksotis dengan ketinggian 3.145 m dpl. Gunung ini terletak di Magelang, masuk juga wilayah Semarang, Boyolali, dan Salatiga. Gunung Merbabu mayoritas hutan-hutan yang penuh tumbuhan sehingga hawanya sejuk sampai sangat dingin. Untuk mendaki gunung lawu, track-nya tidak terlalu terjal, sehingga sangat cocok untuk pendaki pemula. Jalur pendakian gunung Merbabu, seperti jalur Kopeng Thekelan, jalur Wekas, dan jalur Kopeng Cunthel, daerah Magelang. Beberapa terdapat mata air, sehingga bisa digunakan untuk mengisi air yang di bawa pendaki jika habis.

 

Gunung Semeru

Gunung Semeru adalah tujuan utama para pendaki di Pulau Jawa. Jadi favorit para pendaki dalam negeri dan luar negeri. Kenapa menjadi tujuan puncak? Karena untuk mendaki Gunung Semeru diperlukan persiapan yang ekstra. Anda minimal telah mendaki 3 puncak gunung yang disebutkan di atas, barulah Anda memiliki kriteria pendaki Gunung Semeru. Jika tidak, perlu anda ketahui bahwa gunung semeru telah memakan banyak korban, termasuk tokoh terkenal Shoe Hok Gie. Selain itu, Semeru adalah Gunung tertinggi di Pulau Jawa, memiliki ketinggian 3.676 m dpl, dan puncaknya (Mahameru) diselimuti salju. Pemandangan yang ditawarkan memang tidak bisa diragukan lagi, seperti Danau Ranu Kumbolo, Ranu Regulo, Hutan Cemara, Hutan Pinus dan lainnya. Semua didapatkan sekitar 5 km menyusuri lereng bukit yang banyak ditumbuhi bunga edelweis, lalu akan sampai di Watu Rejeng. Di sini terdapat batu terjal yang sangat indah. Pemandangan sangat indah ke arah lembah dan bukit-bukit, yang ditumbuhi hutan cemara dan pinus. Kadangkala dapat menyaksikan kepulan asap dari puncak Semeru. Untuk menuju Ranu Kumbolo masih harus menempuh jarak sekitar 4,5 km.

Jalur pendakian Gunung Semeru dapat ditempuh melalui Ranu Pani. Dari terminal Kota Malang naik angkutan umum menuju desa Tumpang. Disambung lagi dengan jeep atau truk atau pickup yang banyak terdapat di belakang pasar terminal Tumpang. Pendakian Gunung Semeru sangat ketat, Anda akan diperiksa barang-barang bawaan Anda dan berat beban dan diharuskan berkelompok. Jika Anda sendirian, maka akan diikutkan ke kelompok pendaki lain atau menyewa porter. Jangan coba-coba mengambil tumbuhan dan hewan karena kawasan Semeru masuk kawasan Taman Nasional.

Jika Anda telah mendaki puncak Semeru, anda merasa begitu puas, bebas, dan merasa telah lengkap menaklukan gunung-gunung di Pulau Jawa.